Translate:

Kebijakan Nama di Google+



Google telah melonggarkan kebijakan untuk Google+. Kebijakan itu memungkinkan user untuk mendaftarkan nama panggilan atau nama samaran. Sejak peluncuran Google+, Google telah menuai banyak protes karena melarang user-nya untuk mendaftarkan profil secara anonym atau dengan nama samaran di internet Google telah menyatakan bahwa user diharuskan untuk mendaftarkan profil dengan nama lengkap mereka yang dirancang untuk mencegah spam dan profil palsu.
Menurut Bradley, Vice President Product Google+, kini hanya ada sekitar 0.1% dari pendaftar baru yang namanya ditolak oleh Google+. Mayoritas orang ingin menggunakan nama panggilan, sementara yang lain ingin menggunakan nama samara atau “nama lain yang tidak konvensional”.
Horowitz juga menyatakan bahwa Google+ sekarang akan mendukung nama samaran tetapi akan ditampilkan berbarengna dengan nama yang umum. Dalam praktiknya, nama lengkap user masih akan ditampilkan. Nama samaran hanya akan muncul setelah tanda dalam kurung atau koma terbalik.
Google juga akan memungkinkan penggunaan nama samaran yang sah atau yang disebut sebagai established pseudonyms. User yang ingin menggunakan nama ini harus menunjukkan dokumen sah yang menunjukkan bahwa nama samaran itu adalah benar-benar milik mereka. Hal ini untuk membuktikan bahwa itu bukan cara untuk menyamarkan identitas online mereka.

Penulis : Yudo Utomo ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Kebijakan Nama di Google+ ini dipublish oleh Yudo Utomo pada hari Monday, April 30, 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Kebijakan Nama di Google+
 
Reactions: 

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...